Monitoring Padi Gogo di Tommo Dorong Percepatan Tanam
MAMUJU- dan Tim Swasembada Pangan BRMP Sulawesi Barat intensif melaksanakan monitoring penanaman padi gogo di Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju. Langkah ini bertujuan mempercepat realisasi tanam oleh petani penerima bantuan benih sekaligus memastikan benih yang telah disalurkan ditanam sesuai waktu dan lahan yang direncanakan.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tommo turut mendampingi kegiatan monitoring yang dilaksanakan di Kelompok Tani Abadi, Desa Campaloga. Peninjauan dilakukan pada lahan seluas 1 ha dari total target pertanaman 20 ha. Berdasarkan data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) dan distribusi benih, Kecamatan Tommo ditargetkan menanam padi gogo seluas 294 hektare hingga akhir September.
Sistem tumpang sisip dengan kelapa sawit menjadi pendekatan utama dalam pengembangan padi gogo di wilayah ini. Strategi tersebut dinilai selaras dengan program nasional Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang tengah digalakkan untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan sawit rakyat.
Kendala utama yang dihadapi saat ini adalah belum terlaksananya program PSR di sebagian wilayah Tommo. Tegakan pohon sawit yang masih aktif menghambat pembukaan lahan untuk penanaman padi gogo, sehingga capaian Luas Tambah Tanam (LTT) belum optimal. Tim BRMP Sulbar terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar sinkronisasi antara program PSR dan pengembangan padi gogo dapat segera terwujud.
Kementerian Pertanian melalui BRMP Sulbar menekankan pentingnya intervensi terpadu untuk mendukung program swasembada pangan. Upaya percepatan tanam padi gogo di Tommo menjadi bagian dari strategi besar menghadapi ancaman krisis pangan global akibat perubahan iklim dan ketegangan geopolitik yang berdampak pada rantai pasok pangan.